Sholat atas mayyit pertama kali disyariatkan di Madinah asy Syarifah pada tahun yang pertama dari hijrah Nabi Muhammad Saw. Diwaktu itu Nabi Muhammad Saw melaksanakan sholat Janazah di atas kuburannya Barro bin Marur, dan shohabat Nabi yang meninggal di Makkah Musyarrofah sebelum Hijroh Nabi ke Madinah dikubur tanpa disholati termasuk Istri Nabi sendiri yaitu Siti Khodijah. Sholat Mayyit hukumnya fardhu kifayah selain mayyit yang mati syahid dan bayi yang meninggal keguguran. Untuk bayi keguguran yang sebelum meninggal masih diketahui hidupnya, maka hukumnya tetap fardhu kifayah. Hal-hal yang berkaitan dengan mensholati mayyit yang perlu diperhatikan meliputi: syarat, rukun, teknis pelaksanaan, serta hal-hal yang disunnahkan ketika mensholati mayyit. Mayyit telah selesai dimandikan dan suci dari najis baik tubuh, kafan atau tempatnya. apabila setelah dimandikan dan belum disholati keluar najis dari tubuh may...